UKW

1.7. Unjuk Kerja Membuat Berita

Nama : Umar Wirahadikusuma
Media : wartpost
Penguji : Nizwar

KPU – Bawaslu : Total Pemilih Capai 6,5 Juta Orang, Partisipasi Pemilih Kurang

Bandar Lampung — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung tegaskan jumlah total mata pilih untuk mengikuti dan berpartisipasi pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 mendatang, sebanyak 6,5 juta orang. Hal tersebut didapat berdasarkan hasil Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang sudah dilakukan oleh petugas dimasing – masing tingkatan.

“Data yang ada di KPU, tercatat 6,5 juta orang data pemilih untuk berpartisipasi di Pemliu 2024 mendatang,” Kata Komisioner KPU Provinsi Lampung, Ali Sidik. Dikantor PWI Provinsi Lampung, saat menjadi narasumber Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Jumat (05/05/2023).

Menurutnya, secara konsep. KPU mempersilahkan kepada masyarakat Lampung untuk mengecek data pemilih di situs online cek Daftar Pemilih Tetap (Cek – DPT)

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk sesegera mungkin mengecek data diri sebagai peserta pemilu, melalui situs online yang sudah ada,” tegasnya.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, bahwa untuk Data pemilih pemula yang tercatat sesuai lembaga survei. Mencapai 60 persen. Tentu, kata Bang Ali Sapaan akrabnya, data itu juga berlaku bagi Provinsi lampung.

“Saya tegaskan, di Pemilu 2024 besok. Itu di dominasi oleh pemilih pemula. Artinya, butuh keterlibatan semua pihak untuk menyukseskan Pemilu serentak mendatang,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung, Candrawansah meminta kepada seluruh komponen masyarakat, untuk terlibat di pesta demokrasi mendatang. Hal tersebut, menjadi kunci kesuksesan Pemilu serentak yang akan digelar 14 Februari 2024.

“Saya minta sekaligus mengimbau, kepada masyarakat untuk terlibat dan partisipasinya dalam menghadapi Pemilu mendatang,” Kata Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung, Candrawansah, saat disampaikan Prescon Uji Kompensi Wartawan (UKW) di PWI Lampung, Jumat (05/05/2024).

Menurutnya, penegasan yang diutarakan sangatlah penting, agar Pemilu serentak 2024 mendatang bisa berjalan maksimal dan sesuai harapan.

“Partisipasi semua pihak sangat penting. Agar dalam pelaksanaannya, konflik Pemilu bisa terminimalisir, karena konsep kami adalah berupaya mengurangi persoalan menjelang, hingga pasca Pemilu,” tegasnya.

Namun, Bang Candra melanjutkan. Pihaknya sudah menyiapkan langkah strategis untuk menyikapi persoalan yang ditemukan dilapangan, yakni melibatkan unsur Gakumdu.

“Pada prinsipnya, koordinasi dan komunikasi terus kami lakukan. Diantaranya, Gakumdu, Bawaslu, Kepolisian, Dan Kejaksaan. Ini terus kami lakukan,” tegas Candrawansah.

Selanjutnya, Candrawansah menegaskan hasil dari laporan dan koordinasi dengan teman – teman KPU, bahwa hingga saat ini pihaknya baru menerima data Data Pemilih Sementara (DPS). Namun, pihaknya juga ikut terlibat mengawasi data seluruh pemilih untuk ditetapkan DPT. Artinya, bukan hanya pemilih pemula.

“Data yang sudah kami Terima sesuai tim yang ada, tentunya akan dikoordinasikan bersama KPU untuk di Plenokan,” ujarnya.

Memang, kata Candrawansah, sejauh ini data pemilih pemula memang menjadi persoalan krusial. Tetapi, pada prinsipnya Bawaslu merujuk apa yang terjadi pada aturan yang sudah ditetapkan. Dan persoalan itu, semua berjalan secara beriringan dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang ada.
Yang pasti meminta kepada masyarakat yang sudah genap 17 tahun untuk datang ke KPU.

“Yang terpenting, bahwa Bandar Lampung merupakan ibu kota provinsi, dan jumlah penduduk yang beragam. Memang rentan Konflik. Tetapi, Bawaslu sudah menggandeng pihak kepolisian, Universitas dan lembaga lainnya untuk bersama-sama mewujudkan Pemilu berintegritas sesuai harapan. Setidaknya, mereka ikut andil, untuk mengawasi. Tidak bisa dibebankan semua kepada penyelenggara saja,” tegasnya.

Related posts