
WARTAPOST.CO.ID, Tanggamus — Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Lampung, Heni Susilo, menegaskan pentingnya pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan sebagai upaya memperkuat persatuan, membangun karakter masyarakat, serta menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar di Aula Serumpun Padi, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Minggu (11/10/2026).
Menurut Heni, pembinaan ideologi Pancasila tidak cukup hanya sebatas pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila. “Nilai-nilai Pancasila harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui sikap saling menghormati, menjaga kebersamaan, dan membangun kepedulian terhadap sesama,” kata Heni.
Dirinya menilai, persatuan dan semangat gotong royong menjadi modal penting bagi masyarakat dalam menghadapi situasi yang tidak mudah. Dengan memperkuat hubungan antarsesama warga, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat diharapkan dapat dihadapi secara bersama-sama.
“Di tengah kondisi yang tidak mudah begini, maka kita harus saling menguatkan di antara warga dengan bersatu dan bergotong royong untuk berkemajuan,” tegasnya.
Lebih dari itu, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung tersebut mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan.
“Keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia harus menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis, bukan menjadi alasan untuk terpecah belah,” tegas Heni.
Menurutnya, semangat persatuan perlu terus dipelihara melalui komunikasi yang baik, sikap toleransi, serta kesediaan untuk saling membantu tanpa membedakan latar belakang sosial maupun perbedaan pandangan.
Dalam konteks kehidupan bermasyarakat, nilai gotong royong merupakan salah satu wujud nyata pengamalan Pancasila. “Melalui budaya tersebut, masyarakat dapat membangun kepedulian sosial, menyelesaikan persoalan bersama, dan menciptakan lingkungan yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.
Oleh karena itu, Heni juga menekankan bahwa wawasan kebangsaan perlu terus diperkuat agar masyarakat memiliki kesadaran mengenai pentingnya menjaga keutuhan bangsa dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Kegiatan Pembinaan ideologi Pancasila ini, diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk tidak hanya memahami Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga menjadikannya sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak. Nilai kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial perlu tercermin dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Heni berharap semangat kebersamaan dan gotong royong semakin tumbuh di tengah masyarakat. Dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila, masyarakat diharapkan mampu menjaga persatuan sekaligus berkontribusi dalam mendorong kemajuan daerah.
“Pembangunan tidak hanya membutuhkan dukungan kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, penguatan karakter kebangsaan dan budaya gotong royong menjadi bagian penting dalam mewujudkan kehidupan sosial yang harmonis, tangguh, dan berkemajuan,” tegas Heni.

