
WARTAPOST.CO.ID, Bandar Lampung — Menargetkan prestasi terbaik di sejumlah level kejuaraan, khususnya PON Aceh – Medan. Pengda Hapkido Lampung, terus melakukan pembinaan atlet secara intens, dengan sejumlah kegiatan. Diantaranya, Special Training dan Seleksi Daerah, yang digelar di Aula Asrama Haji, Bandar Lampung. Minggu (19/03/2023).
“Ya, selain pelantikan ada dua kegiatan yang kami lakukan saat ini. Yaitu, Special Training dan Seleksi Daerah. Ini menjadi konsen kami, untuk mempersiapkan atlet menghadapi sejumlah kejuaraan khususnya Pra – PON dan PON Aceh – Medan,” kata Ketua Umum Pengda Hapkido Lampung, Ida Bagus Wiguna. Usai pelatikan.
Lebih lanjut, Bli Ida Bagus sapaan akrabnya menjelaskan bahwa agenda Special Training di khususkan bagi sabuk – sabuk hitam untuk berlatih. Dengan tujuan mempelajari tehnik – tehnik, dan menambah poin bagi atlet penyandang sabuk hitam.
“Special training ini, kami lakukan kemarin selama satu hari. Dan hari ini, PB Hapkido mengukuhkan kepengurusan Pengda Hapkido Lampung. Dan setalah itu, kami lanjut Selekda,” ujarnya.
Menurutnya, pada Selekda yang digelar Pengda akan mengerucutkan jumlah atlet sesuai dengan kelas yang dipertandingkan di Pra – PON, dari 46 menjadi 18 atlet. Namun, yang perlu diketahui dalam kegiatan Selekda tadi. Pengda juga memetakan potensi atlet peraih medali emas, perak dan perunggu. Untuk kemudian, setelah selekda. Masing – masing atlet akan masuk di training center.
“Artinya, kami juga tadi secara langsung mengkonfirmasi kepada masing – masin atlet yang sudah meraih prestasi di suatu kelas pada sejumlah kejuaraan. Apakah sanggup mempertahankan dan mengikuti pembinaan sampai babak kualifikasi PON,” kata dia.
Untuk pemusatan latihan, tambah Bli Ida Bagus. Berdasarkan sejumlah pertimbangan, yaitu sarana dan prasarana, kemudian jumlah atlet. Pengda memutuskan pemusatan latihan atlet menuju Pra – PON akan digelar di Kabupaten Lampung Tengah.
“Nah, harapan kami KONI Lampung selaku wadah Cabang Olahraga. Karena, sejak Januari Pengda Hapkido sudah mandiri menggelar Training Center. Sekitar 18 atlet, yang sudah mengikuti. Kami berharap sesegera mungkin KONI Lampung untuk memfasilitasi yang sudah mulai masuk tahapan pembinaan babak kualifikasi PON,” tegasnya.

