
WARTAPOST.CO,ID, Pesawaran — Dihadapan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza Berawi melaksanakan kegiatan reses di Desa Bogorejo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Kamis (13/11/2025). Masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait perbaikan infrastruktur dan permasalahan sertifikat tanah.
Salah satu warga, Sugiono, menyampaikan keluhan soal kondisi jalan desa yang masih banyak membutuhkan perhatian dan sentuhan pembangunan.
“Soal infrastruktur jalan masih banyak yang perlu diperbaiki. Kami berharap Pak Dewan bisa membantu memperjuangkannya,” ujarnya.
Sementara itu, warga lainnya, Radisan, menyoroti persoalan sertifikat tanah yang sudah bertahun-tahun belum terselesaikan. Ia menjelaskan, sejak program sertifikasi tanah dilaksanakan pada tahun 2017 dan 2022, masih banyak warga yang mengalami kendala.
“Ada sertifikat yang tidak jadi, ada juga yang tertukar. Kami sudah berulang kali memperbaiki, tapi hasilnya tetap bermasalah. Kami mohon bantuan agar proses ini bisa selesai dengan baik,” keluh Radisan.
Selain itu, ia juga menyampaikan aspirasi terkait program ketahanan pangan berbasis nabati dan hewani yang tengah dijalankan warga Desa Bogorejo. Radisan berharap pemerintah dapat membantu dalam hal pemasaran produk agar program tersebut berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Menanggapi hal itu, Mohammad Reza Berawi mengapresiasi seluruh aspirasi yang disampaikan warga. Ia menilai masyarakat Desa Bogorejo memiliki semangat gotong royong dan lebih mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.
“Tadi saya dengar langsung apa yang menjadi keluhan masyarakat. Ini sangat bagus dan patut diapresiasi, karena yang disampaikan adalah kepentingan umum,” ujar Reza.
Politisi dari Fraksi Gerindra itu menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung sebenarnya memiliki komitmen kuat untuk membangun berbagai sektor, termasuk infrastruktur dan pelayanan publik. Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam realisasi program.
“Niat pemerintah sangat baik. Program-program yang dicanangkan benar-benar berpihak pada masyarakat. Kita tinggal menunggu waktu, semoga bisa segera terwujud,” tegasnya.
Mengenai persoalan sertifikat tanah, dirinya mengaku akan segera berkoordinasi dengan BPN Pesawaran. Karena, penyelesaian konflik dan sertifikat tanah butuh waktu dan proses yang lama.
“Saran saya, Teman-teman disini juga harus intens komunikasi secara baik-baik dengan Pihak BPN. Karena, persoalan Tanah ini bukan hanya Pesawaran dan Lampung saja. Tetapi, masuk polemik nasional,” tegasnya.
Melalui kegiatan reses ini, Mohammad Reza Berawi berkomitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi warga agar dapat diakomodasi dalam kebijakan dan program kerja pemerintah daerah ke depan.

