
WARTAPOST.CO.ID, Bandar Lampung — Sebanyak 40 tim, terdiri dari 11 Kabupaten Kota mengikuti Kejuaraan Sepak Bola U-12 antar SSB se-Provinsi Lampung, yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, di Stadion PKOR Way halim, 14-16 November 2023.
“Kejuaraan semacam ini, merupakan sarana untuk membina, mencari bibit sepak bola di daerah yang ada di Provinsi Lampung,” kata Kadispora Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda, saat membuka Kejuaraan. Selasa, (14/11/2023).
Menurutnya, Kejuaraan sangatlah penting. Karena, ketika melihat dari prestasi sepak bola. Tidak bisa dipungkiri, hingga saat ini belum maksimal. Artinya, keikut sertaan pelajaran dalam kejuaraan bisa momentum untuk bangkit.

“Di lihat dari prestasi belum ada yang maksimal. Sehingga, perlu digelar semacam ini. Dan dibutuhkan latihan serius, agar bisa mengikuti kejuaraan regional, dan nasional,” ujarnya.
Oleh karena itu, bagi semua pihak. Panitia pelaksana, wasit, dan atlet. Untuk menjunjung tinggi sportivitas, dan fair play.
“Wasit, harus obyektif. Peserta dan yang terlibat untuk menjalankan sesuai tupoksinya. Bagi peserta, Junjung tinggi sportivitas, dan fair play,” tegasnya.

Sementara, Ketua Pelaksana Kejuaraan Budhi Marta Utama, mengatakan bahwa sesuai data yang ada. Jumlah peserta sebanyak 40 tim dari 11 Kabupaten/kota. Diantaranya, Kota Bandar Lampung sebanyak 7 tim. Kota Metro, sebanyak 3 tim. Kabupaten Lampung Selatan, sebanyak 5 tim. Kabupaten Lampung Tengah, sebanyak 9 tim.
Selanjutnya, Kabupaten Lampung Timur, sebanyak 7 tim. Kabupaten Tanggamus, sebanyak 2 tim. Kabupaten Pringsewu, sebanyak 2 tim. Kabupaten Pesawaran, sebanyak 2 tim. Kabupaten Mesuji, sebanyak 1 tim. Kabupaten Tulang Bawang, sebanyak 1 tim. Kabupaten Tulang Bawang Barat, sebanyak 1 tim.
“Kejuaraan ini digelar sebagai wadah pengembangan sepak bola usia dini. Dan yang pasti, dapat menjalin silaturahmi serta persaudaraan. Juga meningkatkan persatuan dan kesatuan antar sekolah,” kata Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Provinsi Lampung, Budhi Marta Utama.
Dengan demikian, Budhi melanjutkan kualitas sepak bola khususnya pada usia dini bisa berkembang hingga tingkat daerah. “Pada akhirnya, lahir bibit – bibit muda sepak bola yang unggul dan berkualitas. Sehingga mampu bersaing di berbagai level Kejuaraan,” tegasnya.

