Kostiana Gelar Sosialisasi PIP-WK di Hadapan Warga Kecamatan Sukabumi Bandar Lampung

WARTAPOST.CO.ID, Bandar Lampung — Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa harus diamalkan nilai-nilainya oleh setiap warga negara Indonesia. Sebab, Pancasila merupakan pemersatu bangsa di tengah perbedaan suku, ras, budaya, maupun agama. Hal tersebut ditegaskan Herman Soleh (Narasumber), dihadapan Warga Sukabumi, Bandar Lampung. Minggu (12/05/2024).

Menurutnya, banyak pihak yang ingin mengganti ideologi bangsa, dengan cara membenturkan Pancasila dengan agama. Padahal, yang harus diketahui oleh masyarakat Lampung dan Bandar Lampung khususnya, bahwa tidak perlu di benturkan antara Pancasila dengan agama.

“Karena, kita hidup di negeri ini dengan beragam macam suku, ras, maupun agama dan kita hidup berdampingan,” kata Herman Soleh. Saat menjadi narasumber dalam giat Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar Anggota DPRD Provinsi Lampung.

Ditempat yang sama, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Kostiana mengajak masyarakat untuk mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebab menurutnya, Pancasila merupakan pedoman hidup bermasyarakat.

“Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang memiliki makna bahwa segala kegiatan kehidupan bangsa Indonesia sehari-harinya harus sesuai dengan sila-sila yang ada dalam Pancasila,” kata Kostiana.

Saat ini, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Lampung itu mengatakan banyak pihak yang ingin merubah Ideologi Negara yakni Pancasila. Gerakan yang dikenal dengan radikalisme ini terus merongrong Pancasila, membenturkan Ideologi Negara dengan agama.

“Kita sebagai anak bangsa dan khususnya generasi muda harus pandai menilai agar tidak mudah terjerumus ke dalam doktrin – doktrin radikal,” ujarnya.

Untuk diketahui, turut hadir pada sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila yang digelar Anggota DPRD Provinsi Lampung Kostiana, yaitu, Danramil Panjang Mayor infantri Sinaga dan Kabid Kesbangpol Provinsi Lampung Herman Soleh, serta puluhan warga setempat.

Related posts