Tondi : Infrastruktur Menjadi Fokus Utama dalam Mewujudkan Kemantapan Jalan Provinsi Lampung

WARTAPOST.CO.ID, Bandar Lampung, — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Tondi Muammar Ghadafi Nasution, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan dan peningkatan ruas jalan provinsi, menjadi fokus utama dalam mewujudkan target kemantapan jalan di Lampung.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi IV DPRD Provinsi Lampung dengan Dinas PU Bina Marga, disepakati adanya pembangunan 14 ruas jalan provinsi yang tersebar di 15 kabupaten/kota, dengan skema pembiayaan pinjaman. Dan sejumlah ruas jalan Provinsi diluar Pembiayaan Pinjaman.

“Alhamdulillah, hasil RDP dengan Dinas PU Bina Marga Provinsi Lampung menyepakati pembangunan 14 ruas jalan provinsi. Dengan skema pembiayaan pinjaman sebesar 1 Triliun. Dan pembangunan diluar pembiayaan dari pinjaman, juga ada beberapa perbaikan ruas jalan Propinsi diseluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Diantaranya, disepakati Rehabilitasi Jalan di Kota Metro, tepatnya Jln Pattimura (cor beton sebesar Rp 10 miliar) dan Jln. Soekarno Hatta (hotmix Rp 2 miliar),” kata Tondi, Kamis (28/8/2025).

Upaya tersebut, Politisi Fraksi Golkar melanjutkan. Sangat mengapresiasi kerja sama teman-teman Komisi IV DPRD bersama Dinas PU Bina Marga dalam memperjuangkan pembangunan tersebut. Menurutnya, kesepakatan pembangunan ruas jalan Provinsi ditahun 2026 akan berdampak signifikan bagi mobilitas masyarakat, khususnya di Kota Metro dan Lampung secara umum.

“Dengan anggaran yang tersedia, kita berharap kemantapan ruas jalan provinsi bisa mencapai 85 persen pada tahun 2026. Namun kita juga perlu mengantisipasi kerusakan akibat faktor alam maupun kelebihan muatan kendaraan,” ungkapnya.

Tondi menekankan, perbaikan jalan tidak hanya menyasar ruas yang sudah lama rusak, tetapi juga harus memperhatikan jalan yang baru diperbaiki namun kembali mengalami kerusakan. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi catatan penting bagi pemerintah dalam mengalokasikan anggaran secara lebih strategis.

“Kadang ada jalan yang sudah bagus bisa kembali rusak. Maka saya minta Dinas PU untuk memperkuat anggaran UPTD di daerah, agar penanganan kerusakan jalan maupun bencana alam bisa dilakukan lebih cepat,” ujarnya.

Selain itu, Ketua DPRD Kota Metro periode 2019–2024 tersebut berharap, pembangunan infrastruktur jalan yang telah direncanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan apa yang sudah dilakukan terkait infrastruktur jalan di Kota Metro ini bisa memberi manfaat luas, baik bagi warga Metro maupun masyarakat Lampung yang melintasi ruas-ruas jalan tersebut,” pungkasnya.

Related posts