Komisi Kepemudaan Keuskupan Tanjungkarang dan Pemuda Katolik Lampung Kolaborasi Siapkan Pemimpin Gereja dan Bangsa

WARTAPOST.CO.ID, Bandar Lampung — Komisi Kepemudaan Keuskupan Tanjungkarang bersama Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Lampung berkolaborasi dalam program kaderisasi Orang Muda Katolik (OMK) untuk menyiapkan generasi muda menjadi pemimpin gereja dan bangsa, yang berlangsung di Oemah Sam, Bandar Lampung, Jumat (18/10/2025)

Kegiatan diikuti lebih dari 50 peserta yang terdiri dari perwakilan Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) berbagai kampus di Bandar Lampung serta OMK dari sejumlah paroki dan stasi di Bandar Lampung dan sebagian Kabupaten Lampung Selatan.

Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Tanjungkarang, RD. Yohanes Agus Susanto, menjelaskan bahwa komisi yang ia pimpin menaungi berbagai kelompok kaum muda Katolik, termasuk OMK, KMK, dan Komunitas Karyawan Muda Katolik (KKMK).

“Komisi Kepemudaan memiliki tanggung jawab untuk melakukan kaderisasi bagi kaum muda Katolik, mempersiapkan mereka menjadi pemimpin, baik di internal gereja maupun di tengah masyarakat,” kata Agus.

Dirinya menambahkan, upaya kaderisasi ini juga menjadi jawaban atas tantangan yang disampaikan oleh Uskup Tanjungkarang, Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo, Pr.

“Bapa Uskup menghendaki agar umat Katolik tidak hanya aktif di dalam gereja, tetapi juga berkarya di luar gereja, terlibat dalam pelayanan dan karya sosial kemasyarakatan. Melalui kolaborasi dengan Pemuda Katolik, kita menyiapkan pendidikan dan pelatihan dasar untuk mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, RD. Philipus Suroyo, Pastor Moderator Pemuda Katolik Komda Lampung sekaligus Ketua Komisi Kerawan Keuskupan Tanjungkarang, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Inilah yang diharapkan, agar kita dapat berjalan bersama, maju bersama, saling mendukung dan membesarkan,” kata Suroyo.

Sementara, Ketua Pemuda Katolik Komda Lampung, Falentinus Andi, dalam presentasinya menjelaskan bahwa Oktober dan November merupakan bulan kaderisasi Pemuda Katolik di seluruh Indonesia.

“Kami mengajak Orang Muda Katolik untuk bergabung dalam Pendidikan dan Latihan Dasar Pemuda Katolik. Harapannya, para peserta mampu menjadi pemimpin di lingkungan OMK, KMK, maupun KKMK masing-masing,” ungkapnya.

Menurut Andi, fokus kaderisasi Pemuda Katolik kali ini mencakup empat bidang utama, yaitu penguatan konsolidasi organisasi, kesiapsiagaan bencana, aksi kemanusiaan, dan bela negara.

“Kami menargetkan 300 peserta dari seluruh paroki, stasi, dan kampus di Provinsi Lampung dengan durasi kegiatan selama tiga hari. Dalam pelaksanaannya, kami akan melibatkan praktisi, akademisi, TNI/Polri, serta lembaga-lembaga terkait,” ujarnya.

Dirinya menegaskan, tujuan akhir dari program ini adalah memperkuat komitmen Orang Muda Katolik untuk berkarya bagi gereja dan bangsa.

“Kita ingin mendistribusikan kader-kader unggul di berbagai sektor, baik pemerintahan maupun swasta,” tutupnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan OMK dari Paroki Katedral, Kedaton, Way Kandis, Panjang/Telukbetung, Margoagung, dan Margolestari, serta perwakilan KMK dari Universitas Lampung, Universitas Katolik St. Thomas Aquinas (Gentiaras), Universitas Teknokrat, UBL, Polinela, ITERA, dan beberapa kampus lainnya.

Related posts