PIP : M. Reza Berawi Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan dan Pendidikan Masyarakat

WARTAPOST.CO.ID, Pringsewu — Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza Berawi, menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, di Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (25/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Reza menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi bagian penting dari upaya membumikan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat, sekaligus menjelaskan berbagai program pemerintah pusat dan daerah yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.

“Soal materi sosialisasi Pancasila akan dipaparkan oleh dua narasumber yang sudah hadir dalam forum resmi ini. Karena, saya meyakini bahwa bapak dan ibu masyarakat Pringsewu sudah membudayakan nilai-nilai Pancasila dalam keseharian. Namun, dalam kesempatan ini butuh penguatan,” ujar Reza.

Selain itu, sosialisasi Pancasila dapat memberikan wawasan bagi masyarakat Pringsewu yang ada. Sehingga, nilai-nilai Pancasila itu sendiri semakin kuat dan kokoh.

“Ini menjadi harapan kita semua, dan masyarakat Lampung, serta Indonesia secara umum,” tegasnya.

Selanjutnya, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung tersebut menjelaskan bahwa pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun daerah, memiliki banyak program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Program-program tersebut, kata Reza, merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan dan pemerataan pendidikan bagi seluruh warga negara.

“Pemerintah Indonesia memiliki berbagai kebijakan, seperti program pendidikan dasar 9 tahun hingga pendidikan menengah 12 tahun. Jika ada anak yang tidak mampu namun memiliki semangat belajar, bisa dimasukkan ke sekolah rakyat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Lampung itu menyoroti persoalan ijazah tertahan yang kerap menjadi kendala bagi masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Jika masih ada ijazah yang tertahan di sekolah negeri, laporkan kepada kami. Karena pengambilannya tidak dipungut biaya,” tegas Reza.

Selatnya, Reza mengingatkan agar masyarakat tidak segan melapor jika masih ada sekolah yang memungut biaya komite, sebab kebijakan Pemprov Lampung sudah menetapkan biaya komite digratiskan.

Kemudian, Reza juga menyinggung sejumlah program nasional yang tengah dijalankan, seperti alokasi anggaran pelunasan BPJS Kesehatan oleh Kementerian Keuangan sebesar Rp20 triliun, yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat.

Sementara itu, di bidang ekonomi kerakyatan, Reza menjelaskan adanya program Koperasi Desa Merah Putih, yang berfungsi sebagai fasilitator penggerak ekonomi masyarakat desa.

“Melalui koperasi, masyarakat bisa mengembangkan usaha produktif dan memperkuat ekonomi lokal,” ujarnya.

Berikutnya, Reza juga menyinggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini telah berjalan di berbagai sekolah di Lampung. Program tersebut, kata Reza, tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta didik, tetapi juga menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitar sekolah melalui keterlibatan pelaku usaha kecil dan koperasi.

“Program MBG ini selain mendukung gizi anak-anak sekolah, juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Reza berharap masyarakat semakin memahami pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan mampu menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat persatuan serta kesejahteraan bangsa.

Sementara, Kepala Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Khotmanudin, menyambut kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar di wilayahnya. Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat dan menjadi ajang silaturahmi serta diskusi yang bermanfaat.

“Semoga kegiatan ini membawa berkah dan barokah bagi kita semua. Selain sosialisasi, kegiatan seperti ini juga menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan berdiskusi langsung,” ujar Khotmanudin.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Anggota DPRD Provinsi Lampung Muhammad Reza Pahlevi dan rombongan yang telah memilih Pekon Rejosari sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya, masyarakat setempat sangat antusias menyambut kegiatan ini.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Reza dan rombongan. Tempat ini dulunya banyak pohon, tapi kami gotong royong membersihkannya selama lebih dari setahun agar layak digunakan untuk kegiatan seperti ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Khotmanudin menyebut bahwa berkat kerja keras dan kebersamaan warga, Pekon Rejosari kini telah meraih predikat Desa Mandiri. Ia berharap, pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus membangun desa secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah, saat ini Pekon Rejosari sudah menjadi Desa Mandiri. Harapan kami, tahun-tahun berikutnya bisa terus berkembang dan lebih maju lagi,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Khotmanudin juga mendoakan agar Muhammad Reza selalu diberi kesehatan dan kesuksesan dalam menjalankan amanahnya.

“Insya Allah kami doakan Pak Reza sehat selalu dan sukses dalam setiap perjuangan,” pungkasnya.

Related posts