
WARTAPOST.CO.ID, Pringsewu — Warga menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik di wilayah mereka. Hal itu diungkapkan dihadapan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza Berawi saat kegiatan reses di Pekon Ambarawa Barat, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (15/11/2025).
Kepala Pekon Ambarawa Barat, Suranto, mengungkapkan bahwa pembangunan di wilayahnya mengalami perkembangan yang cukup besar. Namun, masih terdapat sejumlah permasalahan yang perlu mendapat perhatian pemerintah provinsi.
Suranto menyoroti kondisi jalan provinsi yang menjadi akses utama masyarakat dan pusat kegiatan ekonomi. Menurutnya, jalan tersebut berperan penting memperlancar roda perekonomian serta mendukung sentra pendidikan di Kecamatan Ambarawa.
“Setiap pagi warga kesulitan saat menyebrang. Arus kendaraan padat, sering terjadi kecelakaan. Mohon ini menjadi perhatian karena menjadi kebutuhan mendasar masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan kebutuhan perbaikan gorong-gorong di komplek Masjid Raudhatul Hasanah yang kerap mengalami genangan air bahkan banjir. Bangunan gorong-gorong yang sudah ada sejak tahun 1950 itu belum pernah tersentuh perbaikan hingga saat ini.
“Kalau hujan deras, kendaraan bahkan tidak bisa melintas. Gorong-gorong itu sudah terlalu lama dan harus segera ditangani,” jelasnya.
Aspirasi berikutnya adalah pembangunan jalan lingkungan untuk menopang kawasan Desa Wisata Ambarawa Barat. Jalan tersebut masih berupa tanah dan membutuhkan pembangunan minimal sepanjang setengah kilometer.
Menanggapi berbagai aspirasi itu, Mohammad Reza Berawi menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban seluruh anggota DPRD Lampung untuk mendengar sekaligus memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
“Tujuan kami adalah memberikan kemanfaatan bagi masyarakat dan berpihak kepada masyarakat. Aspirasi ini akan kami bawa agar bisa direalisasikan melalui fungsi penganggaran, pembuatan regulasi, dan pengawasan,” kata Reza.
Ia menekankan bahwa reses menjadi momentum penting sebagai sarana menyerap masukan dari warga, sekaligus memastikan pembangunan dapat dirasakan secara merata.
“Jika masih ada janji atau program yang belum terealisasi, secara pribadi saya mohon maaf. Mudah-mudahan silaturahmi ini membawa manfaat bagi kita semua,” tambahnya.
Lebih lanjut, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung mengaku aspirasi soal jalan Provinsi, menjadi motivasi tersendiri baginya. Terlebih, gubernur Lampung saat ini konsen perbaikan infrastruktur jalan.
“Alhamdulillah pak, saat ini. Pak Gubernur sangat konsen soal infrastruktur jalan, dan saya pun terlibat didalamnya untuk penganggaran. Jadi, InsyaAllah ditahun 2026 jalan yang menjadi ranah Provinsi terperbaiki semua,” tegasnya.

