Serap Aspirasi Warga Metro, Tondi Muammar Ghaddafi Nasution Langsung Berikan Solusi

WARTAPOST.CO.ID, Metro — Sejumlah keluhan warga Kota Metro mengemuka pada giat Serap Aspirasi Anggota DPRD Provinsi Lampung, Tondi Muammar Ghaddafi Nasution, yang berlangsung di Kelurahan Yoso Mulyo, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Selasa (18/11/2025).

Dalam forum tersebut, perwakilan warga menyampaikan dua usulan utama. Pertama, perbaikan drainase sepanjang 800 meter di Jalan Pisang, Kelurahan Yoso Mulyo, yang kerap menimbulkan banjir saat musim hujan. Kedua, perbaikan jalan lingkungan di Jalan Leci dan Jalan Kelengkeng, RT 33, Yoso Mulyo.

“Usulan itu harus segera direalisasikan. Karena kalau musim hujan, sering terjadi banjir,” ujar perwakilan warga.

Sementara itu, Lurah Yoso Mulyo, Eko Priono, menyampaikan kebutuhan mendesak warga terhadap lahan makam baru. Menurutnya, area pemakaman yang ada sudah padat dan diperkirakan penuh dalam 1–2 tahun ke depan. “Mohon dibantu Pak, bagaimana solusinya,” kata Eko.

Menanggapi aspirasi warga, Tondi menjelaskan bahwa pembangunan jalan memiliki pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Namun, beberapa ruas termasuk kategori jalan lingkungan yang menjadi kewenangan Provinsi Lampung.

“Untuk Jalan Pisang di Yoso Mulyo, perbaikannya akan dilaksanakan dalam satu minggu ke depan. Sebenarnya harus sudah berjalan, tapi ada sedikit kendala sehingga tertunda,” jelas Tondi.

Terkait permintaan perbaikan drainase, Tondi menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak konsultan yang menangani proyek jalan tersebut. “Untuk drainasenya, nanti saya koordinasikan dulu. Insyaallah akan diperbaiki, meski belum bisa saya pastikan sepanjang 800 meter,” ujarnya.

Sementara itu, mengenai jalan lingkungan Leci dan Kelengkeng, Tondi yang juga Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung menegaskan bahwa aspirasi tersebut telah dicatat dan akan diperjuangkan dalam rapat-rapat komisi. “Saya usahakan perbaikannya dalam waktu dekat, karena kebetulan saya dipercaya Partai berada di Komisi IV yang membidangi infrastruktur,” tegasnya.

Selain infrastruktur, Tondi juga menyoroti pentingnya ketepatan dalam pengusulan lahan makam. Ia mengingatkan agar warga benar-benar mempertimbangkan kebutuhan dan penggunaan lahan tersebut, agar tidak terjadi kesalahan seperti yang pernah dialami saat ia menjabat di DPRD Kota Metro.

“Usulan soal tanah makam harus benar-benar diperhatikan. Karena dulu sudah pernah diusulkan, tapi ketika direalisasikan tidak bermanfaat sebagaimana mestinya,” pungkasnya.

Related posts