Mugho Beri Bantuan ke Korban Kebakaran di Kampung Wates

WARTAPOST. CO. ID, Bandar Lampung — Anggota DPRD Provinsi Lampung, Muhamad Ghofur, menutup rangkaian kegiatan Reses Tahap IV Tahun Anggaran 2025 dengan melakukan kunjungan langsung kepada salah satu warga yang tertimpa musibah kebakaran di Kampung Wates, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, Senin, (24/11/2025).

Kehadiran Anggota Komisi IV DPRD Lampung dilokasi, setelah menerima informasi dari warga terkait peristiwa kebakaran yang terjadi pada Minggu malam, 23 November 2025, yang menghanguskan satu unit rumah milik warga bernama Subendi. Menurut keterangan yang dihimpun dari masyarakat sekitar, api pertama kali diketahui warga ketika kobaran sudah membesar sehingga sulit dikendalikan.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa menjenguk langsung lokasi musibah. Banyak warga bercerita bahwa ketika api terlihat, kondisinya sudah besar sehingga tidak ada yang bisa diselamatkan. Pemilik rumah pun saat kejadian sedang tidak berada di tempat,” kata Ghofur.

Menurut Ghofur, keterlambatan informasi membuat proses penanganan tidak berjalan cepat. Warga baru menyadari adanya kebakaran ketika api sudah membesar dan membakar seluruh bagian rumah.

“Karena ketahuannya sudah besar, jadi memang tidak ada yang bisa diselamatkan. Bukan soal pemadam terlambat atau bagaimana, tapi karena warga pun baru melihat setelah apinya besar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Lampung Tengah itu menyerahkan bantuan dana pribadi sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada korban. Meski jumlahnya tidak besar, ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga Subendi.

“Saya menyerahkan sedikit bantuan untuk meringankan korban, meskipun nilainya tidak seberapa. Ini adalah bentuk perhatian saya kepada masyarakat, khususnya mereka yang sedang tertimpa musibah. Mudah-mudahan bisa membantu dan memberikan kekuatan untuk kembali bangkit,” kata Ghofur.

Selain itu, Anggota Fraksi PKS DPRD Provinsi Lampung tersebut menegaskan bahwa kunjungan ini sekaligus menutup agenda reses tahap empat yang telah ia lakukan sejak beberapa hari terakhir. Ia berharap peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran, terutama saat rumah ditinggalkan.

“Musibah tidak bisa kita prediksi, namun kewaspadaan harus ditingkatkan. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan ke depan masyarakat lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran rumah,” tutupnya.

Related posts