
WARTAPOST.CO.ID, Pringsewu — “Pancasila harus menjadi pegangan utama dalam kehidupan bermasyarakat”, hal itu diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu, Suherman saat menjadi Narasumber Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, yang digelar Anggota DPRD Provinsi Lampung, Tondi Muammar Gaddafi Nasution. Di Pekon Waringin Sari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (06/12/2025).
“Ideologi Pancasila harus kita miliki. Di dalam hubungan emosional, di situ terlatih lima sila itu. Kalau kita memiliki landasan dasar ini, dimanapun kita berada, kita bisa membawa diri dengan baik dan menciptakan suasana yang nyaman,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya pengamalan Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, terutama dalam membimbing anak-anak untuk menjalankan ibadah dan menjauhi larangan agama.
“Kita wajib menunaikan ibadah, menjauhi larangannya, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semua yang bernyawa pasti akan kembali kepada-Nya. Yang dibawa hanyalah amal ibadah dan kebaikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Suherman juga menyoroti nilai kemanusiaan dan kebersamaan, yang menurutnya menjadi ruh dari kehidupan sosial masyarakat.
Ia mencontohkan tradisi masa lalu yang menunjukkan tingginya solidaritas warga.
“Dulu, ketika rumah masih berbentuk panggung, warga sering bergotong royong memindahkan rumah bersama-sama. Nilai kebersamaan itu kuat sekali. Sekarang rumah sudah permanen, jadi tradisi itu jarang ada. Tapi nilai gotong royongnya jangan hilang,” katanya.
Menurutnya, tantangan masyarakat modern adalah menjaga semangat kolektif tersebut agar tidak terkikis perkembangan zaman.
Kegiatan sosialisasi ini mendapat perhatian warga karena dinilai mampu memperkuat pemahaman mereka tentang dasar negara serta mendorong kehidupan sosial yang harmonis. Tondi Nasution berharap kegiatan seperti ini terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah Lampung.
Ditempat yang sama, Narasumber sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, Lusi Arianti, menegaskan pentingnya memperkuat wawasan kebangsaan sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar di Pringsewu.
Dalam pemaparannya, Lusi menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan pandangan hidup yang bersandar pada empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Dengan memahami pilar-pilar tersebut, masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
“Wawasan kebangsaan adalah pandang hidup, yaitu empat pilar kebangsaan. Sehingga kita tidak mudah terprovokasi atas informasi yang belum tentu kebenarannya,” ujar Lusi.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima dan membagikan informasi, terutama di era digital saat ini. Menurutnya, kemampuan dalam menyaring informasi sangat penting untuk menjaga kehidupan sosial yang rukun, damai, dan aman.
“Saya meminta kepada Bapak dan Ibu yang hadir agar dapat menyampaikan serta menularkan ilmu yang didapat kepada tetangga, saudara, dan lingkungan sekitar,” tambahnya.
Lusi menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Anggota DPRD Provinsi Lampung, Tondi Muammar Gaddafi Nasution, adalah untuk menanamkan serta membudayakan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya di Kabupaten Pringsewu.

