Lampung Target 1.000 Lulusan SMA Magang ke Luar Negeri

WARTAPOST.CO.ID, Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendukung dalam membuka akses bagi generasi muda meraih peluang tingkat global.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mendukung hal itu dalam halalbihalal dan pelepasan Mahasiswa Nusadaya Academy program magang ke Taiwan di Nusadaya Academy, Selasa (21/04/2026).

Gubernur Mirza menegaskan Pemprov Lampung mendorong pendidikan vokasi agar sesuai kebutuhan dunia kerja melalui program Vokasi Migran.

Ia meminta lembaga bahasa membuat kursus murah. “Yang paling penting harus murah,” tegasnya.

Pemprov Lampung menargetkan sekitar 1.000 lulusan SMA dapat berangkat ke luar negeri setelah via pelatihan bahasa. Jumlah ini akan terus meningkat bertahap.

Pemprov mendorong perbankan memberikan dana talangan tenaga kerja migran. Dari 7.500 lulusan SMA dilatih bahasa setahun, 1.000 ditarget berangkat 2026. “Target ke Jepang dalam 2-3 tahun ke depan setiap tahun 10 sampai 15 ribu orang berangkat,” tambah ia.

Mirza menyebut Lampung punya 71 persen populasi usia produktif, kekuatan demografi besar. Namun daya tampung perguruan tinggi hanya 10 persen lulusan SMA/SMK per tahun.

SDM Kunci

Ia menekankan kualitas SDM kunci kemajuan. Banyak negara maju, seperti Jepang dan Taiwan, kurang tenaga kerja akibat berakhir bonus demografi. Kondisi ini membuka kans tenaga kerja Indonesia, termasuk Lampung.

Gubernur menilai SDM Indonesia unggul karena ramah, adaptif, dan etos kerja baik. Masyarakat Lampung punya modal karakter gotong royong dan Piil Pesenggiri untuk bersaing global.

“Jadilah representasi terbaik Indonesia. Jika kalian menunjukkan kualitas dan sikap baik, kans generasi berikutnya akan kian terbuka,” pesannya.

Direktur Nusadaya Academy, Radep Riyantoro menjelaskan mahasiswa magang dan studi 18 bulan di Taiwan tetap berstatus aktif. Mereka dapat pengalaman global, penguatan bahasa Inggris dan Mandarin.

Usai program, ia berharap mahasiswa dapat membangun daerah, khususnya sektor strategis, seperti pariwisata dan hospitality, tengah berkembang di Lampung.

“Jaga nama baik daerah, bangsa, dan almamater selama jalani program di luar negeri,” pesannya

Related posts