
WARTAPOST.CO.ID, Pesawaran — Persoalan infrastruktur jalan menjadi salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga Dusun Sumber Agung, Desa Way Harong, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, saat mengikuti kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mustika Bahrum, Rabu (12/08/2026).
Dalam kegiatan serap aspirasi tersebut, warga berharap kondisi jalan yang menghubungkan jalan poros menuju Dusun Sumber Agung mendapat perhatian dan segera diperbaiki. Infrastruktur jalan dinilai menjadi kebutuhan penting masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari serta memperlancar mobilitas warga.
Sekretaris Desa Way Harong, Haryadi, mengatakan kehadiran Mustika Bahrum dalam agenda reses menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang ada di wilayah tersebut.
Menurutnya, masyarakat patut bersyukur memiliki wakil rakyat yang berasal dari Kecamatan Way Lima sehingga diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pembangunan desa.
“Tentu kegiatan reses ini, Bapak Mustika Bahrum hadir ingin menyerap aspirasi masyarakat Sumber Agung. Oleh karena itu, kita patut berbangga, ada wakil asli pribumi, yaitu Way Lima di DPRD Provinsi,” ujar Haryadi.
Ia berharap aspirasi masyarakat, khususnya Desa Way Harong, dapat diperjuangkan melalui kewenangan dan posisi Mustika sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung.
“Semoga beliau dapat membawa dampak positif bagi kita semua, terkhusus bagi Desa Way Harong. Hadirnya beliau tentu bentuk peduli, karena kesempatan yang ada bisa dimanfaatkan dengan baik,” katanya.
Haryadi menjelaskan, persoalan infrastruktur jalan menjadi usulan yang secara konsisten disampaikan masyarakat dalam setiap Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Jalan yang menjadi perhatian utama yakni ruas dari jalan poros menuju Dusun Sumber Agung.
“Usulan kami di setiap Musrenbang, utamanya infrastruktur jalan. Yaitu jalan dari poros depan ke arah Dusun Sumber Agung,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembangunan ruas jalan tersebut sebelumnya pernah dilakukan ketika Mustika masih menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Pesawaran.
“Karena pembangunan terakhir saat Bapak Mustika menjabat anggota DPRD Kabupaten Pesawaran,” tegasnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Lampung, Mustika Bahrum mengatakan kegiatan reses merupakan bagian dari tugasnya sebagai wakil rakyat untuk turun langsung ke tengah masyarakat, mendengar dan mencatat berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Menurut Mustika, meski dikemas dalam agenda reses, substansi utama kegiatan tersebut adalah membangun komunikasi dan silaturahmi secara langsung dengan masyarakat.
“Kemasannya reses, tapi intinya silaturahmi tatap muka dengan warga. Karena kenikmatan silaturahmi sangat besar, di antaranya kesehatan dan rezeki,” kata Mustika.
Ia mengungkapkan, kehadirannya di Dusun Sumber Agung juga merupakan bentuk rasa terima kasih kepada masyarakat yang selama ini memberikan dukungan hingga dirinya dipercaya menjadi wakil rakyat, baik ketika berada di DPRD Kabupaten Pesawaran maupun saat ini di DPRD Provinsi Lampung.
“Berkat doa, support dan bantuan warga di sini, saya bisa sampai di titik saat ini, mengemban amanah sebagai wakil rakyat. Ini semua bukan karena gagahnya Mustika Bahrum. Tapi karena rasa syukur dan menjalin silaturahmi yang tidak pernah putus dengan warga di Dusun Sumber Agung khususnya,” tegasnya.
Terkait keluhan infrastruktur jalan yang disampaikan pemerintah desa, Mustika memastikan aspirasi tersebut telah menjadi catatan yang akan dibawa dalam pembahasan lebih lanjut.
Ia menyebut ruas jalan menuju Sumber Agung sebelumnya telah mendapatkan pembangunan sekitar 2013 lalu. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi jalan kembali mengalami kerusakan dan belum mendapatkan penanganan lanjutan.
“2013 yang lalu selesai semua pembangunannya. Karena kurang lebih 12 kilometer sudah terpantau oleh saya dan pembangunannya waktu itu diselesaikan. Nah, saat ini sudah rusak dan tidak tersentuh pembangunan,” ujarnya.
Karena itu, Mustika menegaskan aspirasi masyarakat Sumber Agung akan menjadi salah satu catatan khusus yang akan diperjuangkan melalui rapat-rapat komisi di DPRD Provinsi Lampung. Ia menyadari, perbaikan infrastruktur membutuhkan proses dan penyesuaian dengan program pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Saat ini Provinsi sedang fokus memperbaiki jalan ranah provinsi. Dengan harapan untuk Kabupaten Pesawaran, jalannya bisa selesai. Mudah-mudahan, dengan program hilirisasi, untuk pembangunan jalan ranah kabupaten bisa diperbaiki,” tegasnya.
Mustika berharap sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, serta DPRD dapat mempercepat penyelesaian persoalan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi akan menjadi bahan bagi dirinya untuk memperjuangkan pembangunan sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran pemerintah.
“Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak berjanji. Karena, fokus pemerintah Provinsi membangun jalan Provinsi. Sehingga, apa yang menjadi harapan warga bisa di upayakan,” tegasnya.

