Reza Berawi Ajak Warga Perkuat Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

WARTAPOST.CO.ID, Pringsewu — Anggota Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza Berawi, mengajak masyarakat untuk terus memperkuat dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut disampaikan Reza saat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Pekon Kresnomulyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (26/09/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Reza menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah hadir serta memberikan kesempatan kepada dirinya untuk kembali bersilaturahmi dalam agenda resmi DPRD Provinsi Lampung.

Menurut Reza, kegiatan sosialisasi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab sebagai anggota legislatif, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga hubungan dan komunikasi dengan masyarakat, khususnya warga di daerah pemilihan (Dapil).

“Silaturahmi pada hari ini merupakan mewujudkan komitmen yang sudah diniatkan sebelum jadi Dewan untuk terus bersilaturahmi dengan warga yang ada di wilayah Dapil khususnya,” kata Reza.

Ia menilai, masyarakat pada dasarnya telah memahami Pancasila karena nilai-nilai yang terkandung di dalamnya telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun demikian, nilai tersebut perlu terus dipupuk dan diperkuat agar tetap menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama di tengah keberagaman suku, budaya, agama, dan latar belakang masyarakat.

“Dalam keberagaman suku bangsa, kita masih bersatu sesuai dengan Bhinneka Tunggal Ika. Kita harus terus pupuk dalam diri kita masing-masing,” tegasnya.

Lebih dari itu, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung tersebut menekankan, semangat persatuan dan kebersamaan menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan bangsa. “Karena itu, nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dipahami secara teori, tetapi harus tercermin melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Sementara itu, narasumber kegiatan, Agus Priyadi, menyoroti pentingnya peran keluarga dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda.

Menurut Agus, kaum ibu memiliki peran strategis karena menjadi salah satu tempat pertama bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan dan pembentukan karakter.

“Ibu-ibu merupakan madrasah di rumah bagi keluarga dan anak-anak. Sehingga, sangat dibutuhkan penguatan nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan keluarga,” ujar Agus.

Ia mengingatkan, perkembangan zaman dan teknologi yang berlangsung sangat pesat turut membawa berbagai pengaruh terhadap kehidupan anak-anak dan remaja.

Menurutnya, kemudahan akses terhadap informasi melalui teknologi harus diimbangi dengan penguatan karakter dan pemahaman ideologi Pancasila di lingkungan keluarga.

“Kemajuan zaman dan teknologi sangat pesat. Sehingga, paham-paham yang bisa menggerogoti nilai-nilai Pancasila mudah masuk, dengan tujuan mengubah ideologi Pancasila lewat anak-anak dan remaja. Sehingga, sangat penting bagi ibu-ibu untuk terus memupuk anak-anak kita,” katanya.

Agus menegaskan, Pancasila tidak boleh berhenti sebatas hafalan. Nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila tersebut harus dipahami dan diamalkan sehingga benar-benar menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan.

“Pancasila jangan hanya dihafal, tapi dipahami dan diamalkan. Sehingga, bisa menjadi pedoman hidup, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

Related posts