WARTAPOST.CO.ID, Bandar Lampung – Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) yang dikembangkan dan digunakan oleh KPU untuk perhitungan suara pada pemilu 2024 tampaknya masih kacau balau. Pasalnya, banyak perolehan suara para peserta peserta yang tidak sesuai antara Sirekap dengan Form C1. Bahkan ada suara yang menggelembung hingga ratusan suara pada Sirekap. Seperti halnya yang terjadi di salah satu TPS di Bandar Lampung. Ada satu calon DPD RI asal Lampung atas nama Ahmad Bastian yang suaranya menggelembung hingga 814 suara pada Sirekap. Sedangkan pada lembar form C1, caleg tersebut hanya memperoleh 14…

