Pengurus Pusat dan PP Lampung Optimis BP3 Mampu Dongkrak Perekonomian

WARTAPOST.CO.ID, Bandar Lampung — Mendorong peningkatan kesejahteraan kedar, dalam hal ini pengurus pemuda pancasila yang ada di 15 kabupaten/kota, menjadi konsen dari Badan Pengusaha Pemuda Pancasila (BP3) Provinsi Lampung. Agar, semua kader yang terdiri dari semua latar belakang dapat berkontribusi terhadap perekonomian secara berkelanjutan.

“BP3 ini kan, linknya adalah Kamar Dagang Indonesia (Kadin), dan Ketua Kadin pusat pun, menjabat wakil ketua BP3 dipusat. Nah, link yang dimiliki oleh Kadin bisa dimanfaatkan oleh Pemuda Pancasila termasuk di daerah,” kata Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW-PP) Lampung, Rycko Menoza, SPZ. Usai kegiatan Pelantikan BP3 dan halal bihalal, di Emersia Hotel. Rabu (17/05/2023).

Artinya, Mantan Bupati Lampung Selatan tersebut melanjutkan. Dengan beragam latar belakang yang ada di BP3, kedepan peran dan kontribusi dari BP3 sendiri dapat medongkrak perekonomian Lampung secara berkelanjutan.

“Tadi, Ketua umum pak Petrus memang bergerak di sembilan bahan pokok. Mudah – mudahan, hari ini menjadi momentum untuk berkontribusi dengan pemerintah dan KADIN,” ucapnya.

Selain itu, Politisi Golkar Lampung itu menegaskan kepada pengurus BP3 yang baru dilantik, untuk bekerja maksimal dan memberikan hasil positif. Sehingga, dikepengurusan selanjutnya mampu memberikan contoh yang baik.

“Karena, kita ingin BP3 ini besar. Tapi, tidak ada hasil dan artinya bagi kader dan masyarakat serta pemerintah,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Dewan BP3 Pusat, Petrus Tjandra mengatakan dari sejarah Pemuda Pancasila merupakan organisasi tertua dan besar. Oleh karena itu, dengan dukung Kadin. Di harapkan, kedepan dapat berkontribusi secara besar terhadap perekonomian di daerah khususnya Lampung

“Lampung ini sama dengan daerah yang lain juga. Maka harus kita sejahterakan, terlebih dahulu yang berkaitan dengan hajat masyarakat. Kita omongin urusan perut dulu,” ujarnya.

Sementara, Ketua BP3 Lampung, Hidayat Hamtori Mengatakan, warung pancasila merupakan program pusat yang harus dikembangkan. Tentunya, BP3 harus terus berkoordianasi dan bekerjasama dengan baik. Agar target yang sudah diprogramkan bisa tercapai.

“Target kita akan dimulai dari Bandar Lampung dulu. Kita akan buat 20 warung besar, 20 warung kecil. Sehingga, ketika kita total di 15 kabupaten/kota bisa mencapai 6 ribu. Dengan demikian, kedepan semua kader Pemuda Pancasila bisa sejahtera,” ujarnya.

Untuk di tahun pertama, Hidayat melanjutkan. BP3 akan fokus di Kota Bandar Lampung, untuk kemudian selanjutnya mengembang ke daerah lain. “Kita akan fokus di Bandar Lampung dulu, di tahun pertama ini,” ujar Hidayat.

Sedangkan, Ketua Komite Tetap bidang Waralaba, Lisensi & Kemitraan Kadin Indonesia Levita G. Supit mengaku pihak Kadin akan mensupport UMKM di Lampung. Melalui warung-warung Pancasila yang sudah ada dan mengembangkannya.

“Karena, selama ini kurang support, kurang dana, maka kita akan benahi. Dan Lampung ini bisa maju dan berkembang. Yang tadinya diurutan nomor dua kebawah. Kita rubah nomor 2 terbesar di Sumatera ini,” ujarnya.

Maka, pihaknya akan mengajak kerjasama pelaku usaha besar seperti pengusaha beras dan pabrik-pabrik.

“Sehingga dengan kerjasama itu bisa memperoleh harga spesial. Sehingga akan lebih murah. Sehingga akan suport dan berjalan di Lampung,” ucapnya.

Related posts